Jumpa Para Awak Media Kepala Kejaksaan Negeri Nabire dihotel Yasmin Jayapura

 

Terima kasih sebelumnya kepada awak media saya
RAMADANI, SH., MH., selaku kepala kejaksaan negeri Nabire pada hari ini menyampaikan bahwa kejaksaan punya visi misi dan telah mewujudkan integritas dan membangun negeri sehingga dalam hal ini sebagai aktualisasi nya kejaksaan negeri Nabire melakukan beberapa hal yang dalam kurun waktu Januari sampai Juli 2019 kinerja nya bahwa kejaksaan untuk progres penanganan perkara tindak pidana umum yang ada di kejaksaan Nabire telah berjumlah 70 perkara yang ditangani

Proses penyelamatan atau pembayaran pendapatan negara bukan pajak dari tilang denda sebagainya mencapai 200 juta dan denda perkara ada sekitar 100 juta lebih,

Dalam perkara umum lainnya yang menarik perhatian seperti perkara pembunuhan berencana yang dilakukan kelompok KKSB dimana pada saat ini masih proses penyidikan
ada juga perkara yang masuk melalui sentra gakumdu di Kabupaten puncak yaitu perkara pemilu yang masih dalam tahap pra penuntutan oleh pihak penuntut umum sehingga kita lihat bagaimana apakah nanti sudah bisa dipenuhi dan layak untuk dilakukan pelimpahan pengadilan menunggu lebihnya dari proses tahap dua yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti di sini masih dilakukan penelitian perkaranya,jelasnya

Selanjutnya untuk tindak pidana korupsi Ramadani mengatakan kita di tahun 2019 ada satu perkara yang sudah memasuki pemberkasan ditetapkannya tersangka dan ini sudah memasuki tahap penyelesaian dilumasi prapenuntutan sehingga ini sudah dekat untuk memasuki tahap pelimpahan ke pengadilan yaitu perkara Bank Papua di cabang Enarotali dengan inisial M selaku mantan pimpinan cabang tahap penyelidikan perkara ini juga pengembangan dari perkara ada dua perkara yang sedang diproses oleh Kejaksaan Negeri sehingga satu dan dua lite pidsus yang sudah ditandatangani dan potensi-potensi penyelamatan keuangan negara dalam penanganan perkara Tipikor ini kita sudah memasuki akumulasi angka penyelamatan negara yaitu sebesar Tujuh Miliar lebih kurun waktu 1 Januari sampai dengan 22 Juli 2019
Kejaksaan Negeri Nabire akan lebih mengedepankan kepada penyelamatan keuangan negara baik itu melalui dalam bentuk uang ataupun dalam bentuk barang dalam proses lelang sesuai dengan penetapan pengadilan putusan pengadilan Dan ini juga untuk menyelamatkan kerugian keuangan negara kejaksaan juga melakukan tindakan yang namanya aset raacing yaitu pelacakan aset terhadap para tersangka ini sehingga ketika di persidangan tidak hanya kita masalah pemandanaan tapi juga bisa melakukan penyelamatan keuangan negara
“jangan hanya orang itu pasang badan saja tapi juga ada keuangan negara yang bisa diselamatkan yang kita harapkan tegasnya
Untuk perdata dan tata usaha negara kita sudah ada satu kabupaten yang melakukan penandatangan MOU yaitu Kabupaten Paniai, besok tanggal 26 Juli 2019 hotel Swiss Jayapura kita akan melakukan penandatangan MOU di bidang perdata ada sebanyak enam Kabupaten wilayah kerja kejaksaan negeri Nabire yaitu tentunya wilayah Kabupaten Nabire kabupaten Dogiyai,Paniai Kabupaten Intan jaya Puncak dan PuncakJaya diharapkan dari MOU tersebut itu kebanyakan berisi mengenai penyelamatan aset dalam bentuk benda bergerak dan tidak bergerak kita akan melakukan pematangan probema lapangan seperti masalah rumah dinas yang dikuasai oleh pejabat yang lama masih belum keluar kit a upayakan supaya diberikan ke siapa pejabat yang berhak menempati entah itu dalam bentuk mobil ,rumah atau benda yang berbentuk ekonomis dalam aset negara
Dari sisi intelejen juga kita melakukan tindakan namanya pendampingan TP4D masuk ke rana penindakan umum prepentif dimana dimasa pemerintahan Presiden Jokowi ini percepatan pembangunan srategis nasional menjadi perhatian tentunya pendampingan dalam aspek hukum menjadi tupoksi bagi kejaksaan negeri Nabire itulah yang akan memberikan analisa tehnik apakah sudah sesuai dengan SOPnya apakah sudah sesuai ketentuan yang dipenuhi menjadi kontrol kita sebagai penyelamatan pekerjaan
Secara umum kejaksaan Nabire akan memberikan tiga hal untuk diperjuangkan memberikan rasa keadilan ,rasa kepastian hukum dan kemanfaatan hukum itulah fles back keberadaan kejaksaan Negeri Nabire dalam kurun waktu ditahun 2019 tutupnya

( Rahman)

sumber :
https://www.skrinews.com/2019/07/jumpa-para-awak-media-kepala-kejaksaan.html?m=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *